Monday, December 10, 2007

Pengecer Koran Paling Atraktif

Wow...bau rendang masih lengket di tangan. Sambil ngetik postingan ini, sesekali saya menciumnya. Padahal sudah dicuci dengan sabun. Hmm...rendang enak ini, membuat saya melahap dua bungkus nasi, saat makan siang bersama pengecer koran di Simpang Baloi Center, Batam.

Selain senang (ditandai dengan nasi dua bungkus), juga saya menemukan pengecer koran favorit saya. Ada Dewi, satu-satunya perempuan penjual koran di simpang tersebut. Lalu ada si Aritonang. Yang ini, pengecer paling atraktif. Gayanya yang tak pandang bulu (bisa jadi tak pantang malu) saat menyerocos ke pengendara mobil, sambil koran tetap diselipkan, membuat dia termasuk paling banyak menjual Posmetro.

Sudah lama melihat tingkahnya, baru tahu saya namanya Aritonang. ''Dia Lae saya pak. Dia juga dikenal Pak Kapoltabes,'' kata Gultom, agen yang menaungi pengecer di Simpang Baloi Center.
''Iya, udah tahu pun kita orang Posmetro, dia seperti tak tahu, tetap aja terus menawarkan Posmetro,'' ungkap Mulyadi, Manajer Pemasaran Posmetro.

Tapi karena gayanya yang ''pantang menyerah'' (Anda bisa saksikan sendiri jika ke sana), membuat Aritonang lebih cepat melejit. Dia sekarang sudah punya motor sendiri. Tapi saat makan siang tadi, dia kelihatan lebih kalem. Dan ternyata jauh lebih muda wajahnya, ketimbang memakai topi (lihatlah fotonya; paling kiri).

Satu hal lagi yang paling beda acara kali ini dibanding dua tempat terdahulu (Simpang Jam dan Rosedale), kami makan di lobi hotel yang belum jadi di Simpang Baloi itu. Jadi, sebelum diresmikan gubernur atau siapa saja suatu saat nanti, tadi sudah saya resmikan, meskipun para ''undangan'' hanya duduk di lantai semen yang beralaskan koran. Hmm...hmm...

Posted by ade adran syahlan at Monday, December 10, 2007 0 comments Links to this post

Wednesday, January 24, 2007

Alhamdulillah, Coba Terus! Kali ini Agloco!

Pagi ini saya dapat telepon dari orang yang telah ''menjerumuskan'' saya ke bidang enterpreneurship. Namanya Jaya Setiabudi (www.yukbisnis.com). Tanya kabar saya, lalu dibarengi dengan tanya kepentingan dia. Biasalah, cari karyawan untuk usahanya.

Lantas saya baru ditanya, apa usaha sekarang selain jadi orang TDB. Saya jawab, ya, bisnis pulsa. Saya juga pun lagi jatuh bangun, untuk tetap bangkit punya usaha sendiri.Lalu dia terkesan sangat surprise, ketika saya nyatakan saya ikutan komunitas TDA yang ada di Batam. Sudah empat kali pertemuan, saya sudah ikut prakteknya segala di bidang internet marketing. Eh, si Pak Jaya, sang provokator usaha -- itu julukannya -- ingin ikutan pula.
Entah benar-benar tertarik internet marketingnya, atau malah emang dia suka sama banyak komunitas. Tapi terserahlah ya!Lalu sesudah telepon itu, baru saya sempat buka email. Dapat pula hal baru terkait internet marketing. Yakni Agloco. Belajar dari Jaya, saya memang selalu tak banyak tanya. Action!

Saya daftar saja. Dan kini jadilah saya membernya, www.agloco.com. Lalu saya pakai pula ilmu dari mentor IM saya pak Budi Santoso dengan menggunakan ini http://agloco.notlong.com.
Saat mendaftar ini, saya sebenarnya sempat bertanya via YM ke pak Budi yang terlihat online. Tapi belum dijawab. Yang pasti, saya lakukan saja. Toh, gratis kok! Saya tak tahu, apakah ini meledak nantinya!

posted by ade adran syahlan @ Tuesday, January 09, 2007 0 comments